jump to navigation

Kesuksesan Alumni Teknik Kimia ITB-bagian I April 12, 2008

Posted by Dani Saputra in Uncategorized.
trackback

ada berbagai alasan yang menyebabkan alumni teknik kimia itb banyak yang berhasil pada profesinya masing-masing. dari sekian banyak alasan,s alah satunya satunya adalah sistem pendidikan dan kemahasiswaan di teknik kimia itb sendiri. kali ini saya akan melihat dari sistem pendidikan di teknik kimia itb. adakah yang berbeda dengan pendidikan pada umumnya??? 

LAB TK,, ya,,, LAB TK,, (laboratorium teknik kimia)

lho, bukannya hampir setiap jurusan itu pasti ada praktikumnya??? bedanya sebelah mana??

setelah saya analisis dan saya merasakan sendiri,, ada yang berbeda dengan lab TK dari praktikum pada umumnya. secara umum kita mengistilahkan adanya “pembicaraan Awal” , “Praktikum”, “Laporan”, dan “Pembicaraan Akhir”. kombinasi dari itu semua adalah pembelajaran yang unik dan sangat berharga. lab TK 1 terdiri dari 4 modul praktikum (normalnya semester 5) dan lab TK 2 terdiri dari 5 modul praktikum (normalnya semester 6)

“Pembicaraan awal”

namanya juga pembicaraan awal, pasti dilakukan di awal-awal. ya,, kegiatan ini dilakukan sebelum praktikum dan menjadi penentu apakah kita boleh melaksanakan praktikum atau tidak. pertama-tama mahasiswa harus mengajukan jadwal untuk pembicaraan awal ke dosen pembimbing modul yang akan di praktikumkan. ketika jadwal telah disetujui,, ingat jangan sampe kita gak tau atau bahkan telat datang menemui dosen pada waktu yang telah disetujui,, anda bisa-bisa “di usir”, dan diminta untuk mengatur ulang jadwalnya (hati-hati,, jadwal praktikum bisa mundur!!). nah inilah pertemuan yang cukup menegangkan bagi peserta lab TK, pasti siapapun orangnya harus mempersiapkan dengan baik,, entah itu baca texbook yang berkaitan, nanya temen dan lain2. di “pembicaraan awal ini” kita bener2 diuji apakah kita sudah menguasai materi, cara praktikum, dan lain sebagainnya tentang modul yang bersangkutan, waktunya sekitar 1-2 jam, tak jarang mahasiswa yang “diusir berulang kali” karena dinilai belum layak untuk melakukan praktikum. disinilah sebenarnya proses yang sangat mahal,, karena terjadi transfer ilmu dari dosen secara langsung ke mahasiswa. tidak hanya ilmu tentang teknik kimia tapi ilmu tentang kehidupan juga,,,, ya,, di nasehatin, sampai di marah-marahin kalo kita gak bisa jawab pertanyaannya. so,, harus sabar,, kalo gak lulus sekali berarti ngajuin ulang untuk pembicaraan berikutnya,, terus demikian,, sampe si dosen pembimbing modul merasa bahwa peserta layak untuk melakukan praktikum. bahagianya kalo kita bisa lolos pembicaraan awal,,, sekarang dosennya sudah agak baik2,, konon katanya. dulu,, untuk lolos pembicaraan awal itu ada yang sampai 15 kali mengulang karena dinilai belum siap…(wow pantesan ada namanya mahasiswa abadi).

“Praktikum”

praktikumnya dilakukan seperti praktikum pada umumnya, dilakukan pada hari selasa dan rabu jam 9-17 (normalnya, karena bisa saja kamis dan jumat, untuk mengulang praktikum yang dianggap salah sebelumnya), tapi sehari sebelum praktikum kita harus memastikan alat yang digunakan sudah lengkap. pengambilan data setiap modul berbeda beda, ada yang sedikit tapi ada yang bahkan ribuan data harus di ambil. so, sebenernya asal kita serius pasti berjalan lancar. tapi ingat ada banyak hal yang tabu dilakukan pada waktu praktikum,, misal mecahin alat, lupa membersihkan alat yang telah digunakan (pokoknya segala macem bentuk lupa gak boleh), terlambat datang, bernyanyi di lab dan lain lain. hal-hal tersebut dapat menyebabkan kita mendapat yang namanya SP (Surat Peringatan). kita bisa “TIDAK LULUS” dan mengulang pada semester berikutnya jika telah mendapatkan 3 kali SP atau mendapatkan SP3 (kasusnya parah banget)…so kita dituntut untuk perfek dalam melakukan praktikum ini.

“Laporan”

Laporan Lab TK mengajarkan peserta untuk bekerja cepat dan “begadang”,,, kenapa?? praktikum dilakukan 2 hari berturut-turut, yakni hari selasa jam 9-jam 17 dan hari rabu jam 9-jam 17. laporan harus sudah terkumpul besoknya, hari kamis jam 13.00 (ingat jangan telat “BAHAYA”). berarti secara normal kita punya waktu dari jam 17 hari rabu sampe jam 13 hari kamis (tapi ingat jam 7 hari kamis ada kuliah sehingga waktu yang dimiliki buat bikin laporan berarti hanya sampai jam 7 pagi (total sekitar 13 jam tanpa tidur). apa lagi bagi peserta dengan jumlah data yang diolahnya banyak serta waktu pengolahannya lama pasti begadang abis,, karena harus bikin pembahasan hasil praktikum dengan “tulisan tangan”. konsekuensinya, kadang kadang anak2 suka pada ngantuk pas kuliah kamis pagi (ya iyalah kan belum tidur).  oleh karena itu kita harus pinter-pinter ngatur waktu dan menjaga kondisi fisik supaya tidak sakit,

“Pembicaraan Akhir”

sedianya pembicaraan awal, kita mengajukan jadwal kepada dosen pembimbing untuk mempertanggungjawabkan hasil praktikum yang telah kita lakukan dalam bentuk laporan. ingat aturan yang di pembicaraan awal berlaku lho,, jangan sampai telat,, jangan sampai gak tau isi laporan yang kita buat,, intinya kita harus bisa “mempertanggungjawabkan” laporan kita di hadapan dosen. nah di sini terjadi lagi proses yang sangat mahal, yakni transfer ilmu dari dosen ke mahasiswa secara langsung. laporan yang kita buat biasanya di tanyain kenapa hasilnya begini kenapa begitu, cara penulisannya tidak benar, tidak mengikuti tata bahasa yang benar,, ujung-ujungnya kita harus bikin revisi atas laporan tersebut. nah kalo dosen pembimbing sudah merasa puas baru dinyatakan telah lulus modul yang bersangkutan,

ada gak yah, sistem seperti ini di suatu jurusan di indonesia??

nah udah bisa ngebayangin kan?? mungkin  ini salah satu yang  membuat alumni teknik kimia itb tangguh, tahan banting,, tahan mental (kan biasa di marah-marahin sama dosennya), dan bekerja keras,, dll.

 

Komentar»

1. Dhimas L N ---- (^-^)v - April 14, 2008

diapdet juga , Dan! 8)

2. fitriani - Juni 1, 2008

wah..baca tulisan ini jg ikut benostalgia dg masa2 lab TK taun 2001-2002.
salam kenal dr alumni TK ITB ’99..^_^

3. kintari - Juni 12, 2008

bisa ga yah?

4. lindawatirahaju - Juni 19, 2008

gyagyagyagyagya
hoki-hokian ni labtek, kalo partnernya normal dan modulnya normal mah si labtek ini cape tapi masih bahagia sentausa lah…
*yah ada aturan-aturan ajaib juga sih yang menyebalkan, sehubungan dengan koordinator labtek gw saat itu, masih sama gak sih?

5. arie - Oktober 17, 2008

Jadi inget kenangan labtek tahun 1999-2000.
Inget deg-degan waktu mau pembicaraan awal..hehe
Salam kenal TK ITB 96


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: